:: About ACME

ACME Success International
Posted On : 19-08-2009
View : 2730 times

ACME Success International didirikan oleh Jim Mintarja, seorang pengusaha, trainer, motivator dan mantan karyawan. Pengalamannya di dunia bisnis selama 30 tahun, membawa Jim telah mengunjungi sebagian besar wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera Utara hingga ke Papua. Dlm perjalanan profesinyanya, dia melihat suatu kenyataan bahwa bumi Indonesia begitu kaya, tetapi negaranya tergolong miskin. Hutang menumpuk padahal potensi alam dan manusianya begitu besar. Beda dengan bangsa Swiss yang tidak memiliki sebatang pun pohon cacao, tetapi merupakan produsen makanan coklat tersohor di dunia. Bangsa Jepang yang tidak mempunyai pertambangan mineral, tetapi mampu menghasilkan peralatan raksasa untuk mengeruk kekayaan alam bangsa lain. Tetangga kita Singapura yang begitu kecil dan tidak ada apa-apa, bahkan untuk airpun harus impor, kini terkaya di Asia Tenggara dan menjadi pemilik dari berbagai perusahaan besar Indonesia. MENGAPA MEREKA HEBAT, KITA MELEMPEM?
Bangsa Swiss dan Jepang membeli bahan mentah perkebunan dan tambang yang memang harganya murah. Mereka menciptakan tehnologi yang mampu meningkatkan nilai tambah dari bahan mentah menjadi produk akhir yang tinggi harganya. Arloji Swiss yang terbuat dari logam dengan berat 1-2 ons bisa berharga jutaan hingga puluhan juta rupiah. Bangsa Singapura sangat pintar membaca selera dan kebutuhan bangsa lain Mereka menciptakan "surga" belanja untuk orang-orang asing, tempat yang aman untuk investasi property. Bahkan sebentar lagi balap mobil paling bergengsi di dunia 'F-1' sudah akan dilangsungkan disana, padahal tidak ada seorang Singapura pun yang menjadi pembalap, bahkan sirkuit balap pun tidak ada! Tidak ada sirkuit, jalanan pun disulap jadi arena balap (sementara sirkuit balap Sentul kita nganggur!). Hotel, restoran, toko-toko di Singapura akan panen besar. Dan orang-orang Indonesia akan berbondong-bondong kesana buang duit. Lagi-lagi bangsa kita jadi pecundang!
MEREKA BISA, KOQ KITA TIDAK? APA YANG SALAH DENGAN KITA?
Bangsa kita lemah dalam entrepreneurship.
  • Kita lebih suka ekspor bahan baku daripada mengolahnya menjadi produk akhir berharga tinggi. Kita jual kayu bulat keluar negri, atau paling-paling menjadikannya kayu lapis, kemudian nanti kita impor perabot yang dibuat dari kayu kita. Memang Indonesia sudah mengekspor meubel kayu, tetapi nilainya masih kecil di pasaran dunia.
  • Lihatlah industri-industri kita, komponen mana yang buatan Indonesia? Tehnologi impor, mesin produksi impor, alat pendukung impor, bahan baku dan penolong banyak yang diimpor. Hanya pekerjanya yang lokal. Kita sudah puas dengan hanya jadi "tukang jahit". Kita seperti bangsa yang miskin dengan ide dan inovasi.
  • Banyak orang kita rajin berburu franchise dari luar negri. Bahkan sampai-sampai bisnis roti bakar dengan selai saja didatangkan dari luar negri. Kita suka segala sesuatu yang impor, kurang menghargai produk lokal. Bangsa-bangsa yang berpikiran maju selalu mencintai produk mereka sendiri, karena industri dalam negri menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.


Kita juga belum mempunyai kemauan dan motivasi kuat menjadi bangsa yang maju.

  • Bangsa yang berpotensi maju memiliki ciri-ciri: mau belajar, mau mencoba hal-hal baru, kreatip, effisien, disiplin, sanggup bekerja keras, tidak mudah menyerah. Bagaimana dengan kita? Dengan menyesal kita harus mengakui dengan jujur bahwa pada saat ini ciri-ciri diatas tidak menonjol pada bangsa kita, bahkan makin mundur!
  • Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh pendidikannya. Di Indonesia, sebagian besar gedung sekolah tidak layak pakai, dan masih ada guru yang hanya mendapat honor mengajar Rp100.000,- per bulan. Undang-undang yang mengamanatkan anggaran untuk pendidikan sebesar 20% tidak pernah dilaksanakan. Hanya sebagian kecil anak-anak dan remaja yang bisa belajar di sekolah bermutu. Kebodohan adalah sumber kemiskinan. Harus makin banyak orang sukses di Indonesia, agar dapat membantu pengentasan kebodohan dan kemiskinan sebagian besar anggota masyarakat kita.
Bertolak dari fakta-fakta diatas, ACME Success International didirikan, untuk ikut berpartisipasi mengembangkan jiwa kewirausahaan dan motivasi meraih sukses pada bangsa Indonesia. Misi kami adalah memandu Anda menuju puncak kesuksesan 'Guiding you to the acme of success'melalui kegiatan Advising & Coaching in Motivation and Entrepreneurship, dalam bentuk seminar, pelatihan dan bimbingan.
Untuk menjadi orang sukses, Anda hanya perlu satu hal, yaitu ... mempunyai keinginan yang kuat menjadi orang sukses, hal-hal lain... akan mendatangi Anda.
Untuk mengetahui topik-topik seminar dan pelatihan dari kami, silahkan kunjungi http://www.jimmintarja.com// atau klik disini.